Senin, 08 September 2014

Pahami 10 Tips Ini Sebelum Melakukan Market Research



Market Research
Untuk sebuah bisnis start-up, market research akan menjadi penentu apakah bisnis Anda bisa sukses atau tidak. Setelah Anda memasuki dunia bisnis, riset pasar tetap akan selalu berhubungan dengan apa yang pelanggan butuhkan. Di mana pun tahap bisnis Anda berada saat ini, 10 tips ini akan membantu Anda untuk memulai melakukan market research. Yuk simak bersama!

(1)   Ketahui apa yang perlu Anda pelajari
Jika Anda berada pada tahap startup, Anda mungkin menggunakan market research untuk menentukan target pelanggan Anda sebelum Anda memulai bisnis Anda. Jika bisnis sedang berkembang, Anda mungkin menggunakannya untuk menentukan di mana akan membuka lokasi baru. Tetap fokus pada daftar pertanyaan yang harus Anda jawab sendiri secara spesifik.

(2) Lakukan riset pada industri Anda
Lakukan penilaian apakah industri Anda berpotensi untuk meningkat atau menurun? Manakah unit usaha yang paling menjanjikan? Setelah Anda masuk dalam bisnis, ikuti selalu perkembangan industri untuk tetap mengetahui tren yang terjadi.
ErsteRegelRegelnschaffenTeaser

(3) Lakukan riset pada target pelanggan Anda
Jika Anda melakukan penjualan dalam wilayah yang terbatas, Anda tentu ingin mengetahui demografi, tingkat pendapatan dan rincian demografis penduduk. Jika Anda melakukan penjualan secara online, basis pelanggan Anda mungkin nasional atau seluruh dunia, tetapi masih perlu untuk menentukan berapa banyak pelanggan potensial yang ada.

(4) Lakukan riset pada pesaing Anda
Lakukan penilaian pada pesaing Anda secara lokal, nasional dan global. Buat analisis “SWOT” pesaing Anda. Melalui analisis itu, Anda bisa mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada bisnis Anda dari yang mereka tawarkan ke pelanggan.

(5) Lakukan riset pada pesaing tidak langsung Anda
Jika Anda membuka sebuah restoran pizza, pesaing Anda bukan hanya restoran pizza lainnya. Pesaing Anda adalah restoran-restoran lain, atau tempat yang juga menyediakan makanan cepat saji.
News_19729220_M_5b51593aad

(6) Kumpulkan informasi publik
Lakukan pencarian online atau kunjungi perpustakaan untuk informasi dari publikasi industri serta situs-situs web terkait, asosiasi, pameran dagang, konferensi, dan juga publikasi konsumen.
riset 5

(7) Lakukan survei
Survei pelanggan potensial dengan mudah dan gratis menggunakan alat survei online seperti “BuzzDash.com”, “PollGenius.com” dan “SurveyMonkey.com”. Biarkan pelanggan melakukan polling di website Anda atau melalui e-mail, kemudian lakukan analisis pada hasilnya.
0-4Dz4OcNNRDjs-hYL

8) Fokus.
Rekrut orang-orang dari target pasar Anda untuk membuat suatu kelompok yang terfokus. Misalnya, jika Anda menargetkan ibu rumah tangga, maka Anda bisa menghubungi serikat orangtua lokal. Bayar untuk waktu mereka dan dapatkan informasi demografi untuk memastikan Anda memiliki sampel yang luas. Tunjukkan pada mereka produk atau jasa Anda, dan dapatkan umpan balik.

(9) Cari bantuan
Ada banyak sumber murah dan gratis sebagai bantuan. Hubungi kampus terdekat atau universitas bisnis pada jurusan pemasaran; kadang-kadang dosen dan mahasiswa akan membantu Anda melakukan penelitian sebagai bagian dari proyek kelas.
48080432

(10) Pertahankan
Membuat riset pasar merupakan bagian dari kegiatan bisnis sehari-hari Anda. Gunakan tanda terima, atau pun faktur untuk melacak dari mana pelanggan berasal. Pantau tren persediaan untuk melacak produk yang menjadi penjualan terbaik Anda. Gunakan “Twitter search” dan “Google Alert” untuk melihat apa yang dikatakan orang tentang bisnis Anda. Tetap jaga bisnis untuk dapat memenuhi kebutuhan dan kepentingan pelanggan akan menghasilkan pertumbuhan pada bisnis Anda.
Market research ini memang harus dilakukan agar bisnis bisa terus bertahan dan berkembang. Pahami dan ikuti langkah-langkah di atas sebelum memulai riset pasar agar Anda tidak salah mengambil langkah dalam riset, dan tidak akan salah mengambil langkah dalam menentukan strategi pemasaran. Selamat mencoba dan semoga sukses!

- See more at: menjadi pengusaha muda

13 Ide Bisnis Untuk Pelajar Mahasiswa Yang Menarik Dan Unik



business-tips_1
Sekarang adalah saat yang tepat bagi pelajar atau mahasiswa memulai sebuah bisnis. Bahkan bisa dibilang harus. Para sarjana, mahasiswa, maupun pelajar, perlu dipersiapkan menghadapi tantangan di dunia kerja, dan akan lebih baik jika mereka memiliki penghasilan tambahan. Mari kita daftar tantangan yang akan muncul di masa mendatang: lebih banyak kompetisi, penggunaan mesin diutamakan, perubahan dalam perusahaan, perampingan jumlah karyawan.
Mungkin ini akan terlihat buruk. Yang perlu kita lakukan adalah mempersiapkan semua agar tidak menjadi buruk. Karena segala kemungkinan tadi bisa saja betul-betul terjadi. Mulailah meluncurkan sebuah bisnis, atau bekerja sama dengan bisnis yang ada. Ide-ide bisnis mahasiswa atau bisnis pelajar dalam artikel ini dapat dimulai dengan modal awal dua juta rupiah atau bahkan kurang. Pilihlah yang sesuai dengan minat dan yang Anda kuasai.

Inilah 13 ide-ide bisnisnya:

1.  Jasa Pengiriman. Adakah bisnis di daerah Anda yang bisa meningkatkan nilai jual dengan layanan pengiriman langsung ke pelanggan? Jika ada, jadilah jasa pengiriman itu.
2.  Bimbingan Belajar. Jika Anda mahasiswa yang mendapat beasiswa karena prestasi, hal tersebut bisa menjadi peluang bisnis mahasiswa. Mulailah menjadi guru privat dan beri bimbingan untuk murid SD hingga SMA.
3.  Layanan dan pengiriman makanan tengah malam. Jika Anda kuliah di daerah yang jarang rumah makan buka hingga tengah malam, dan sekalipun ada, mereka tidak mau mengantarkan ke pelanggan. Maka, rebut peluang itu.
4.  Jasa desain grafis untuk presentasi dan laporan. Bagi Anda yang merasa senang dan menikmati seni desain dan presentasi yang bagus, dan merasa punya keahlian disitu, tawarkan lah jasa desain grafis ini kepada mahasiswa lain atau bahkan mungkin dosen.
5.  Jasa penulisan resume. Apakah Anda bagus dalam menemukan sudut terbaik untuk menyajikan informasi yang menarik? Jasa penulisan resume dapat menjadi peluang besar dan akan memberikan pengalaman saat Anda benar-benar masuk dunia kerja.
6.  Jasa tour. Bagi mahasiswa yang suka dengan wisata alam ataupun melakukan perjalanan jauh, serta memiliki bakat dalam merencanakan perjalanan, kumpulkan mahasiswa lain dan buatlah paket wisata ke luar negeri ataupun wisata lokal untuk liburan. Bisnis mahasiswa ini bisa menguntungkan Anda, selain dapat keuntungan berupa uang, juga dapat ikut merasakan liburan sambil wisata.
7.  Kelompok pertunjukan seni. Jika Anda pelajar atau mahasiswa yang memiliki minat dan kemampuan dalam pertunjukan seni seperti music, tari, atau drama, mulailah bentuk kelompok, dan ikuti acara-acara yang dapat mengembangkan minat Anda tersebut.
8.  Jasa perawatan hewan peliharaan. Mempunyai hobi dan suka dengan berbagai hewan peliharaan dapat menjadi peluang bisnis pelajar ataupun bisnis mahasiswa. Saat ini banyak orang memiliki hewan peliharaan tapi terkadang tidak punya waktu untuk merawat. Ambil peluang itu.
9.  Jasa fotografi dan video. Jika Anda punya pandangan bagus dalam menyusun adegan ataupun gambar, pertimbangkan untuk memulai bisnis ini. Tawarkan pada mahasiswa lain yang ingin mempromosikan bisnisnya dengan foto atau video.
10.  Bisnis butik. Apakah Anda sering mendapat pujian atau perhatian dengan penampilan? Mungkin bisnis ini dapat menjadi bisnis mahasiswa yang cocok untuk Anda. Buatlah mode yang menarik dan jual melalui ponsel Anda.
11.  Layanan jual barang bekas. Tawarkan jasa menjual barang pada teman-teman Anda yang mempunyai barang bernilai tapi sudah tidak digunakan lagi dan tidak punya cukup waktu untuk menjualnya. Buat kesepakatan bagi hasil dan ambil keuntungan dari itu.
12.  Bisnis T-shirt. T-shirt yang keren adalah yang terlihat muda, sederhana, dan ini menjadi penampilan umum bagi sebagian besar mahasiswa. Buatlah desain yang unik dengan kata-kata atau gambar lucu. Tawarkan juga desain kemeja untuk organisasi di kampus. Maka ini akan jadi bisnis besar.
13.  Jasa training personal. Punya tubuh atletis dan sporty? Mulailah memberi konsultasi pada teman-teman Anda dan ajak mereka berlatih bersama Anda. Motivasi mereka agar bisa menjadi seperti Anda dan ambil keuntungan dari sana.
Sebagai tambahan dari 13 ide bisnis pelajar dan bisnis mahasiswa di atas, ada beberapa tips singkat untuk sukses dalam berbisnis:
1.  Inovasi itu baik, tapi jangan berlebihan. Jangan berpikir untuk menyaingi Facebook, mulailah dengan yang sederhana tapi menghasilkan keuntungan.
2.  Pilihlah ide bisnis yang mempunyai segmen dan target pasar yang jelas dan sangat membutuhkan atau menginginkan apa yang Anda jual.
3.  Setelah modal dua juta rupiah atau berapapun modal awal Anda, jangan keluarkan uang lagi untuk bisnis mahasiswa ini. Ini untuk mengukur kesuksesan. Sebuah bisnis harus bisa menghidup diri sendiri dan bisa membayar Anda. Jadi setelah mulai, bisnis harus bisa menghasilkan investasi untuk menghidupi diri mereka sendiri. Jika memang  bisnis tidak berjalan cukup baik, segera lakukan penyesuaian, baik dari sisi harga, ataupun kualitas produk atau layanan. Perhatikan keinginan pelanggan. Itu akan membawa ke arah yang lebih baik.
4.  Memulai bisnis adalah pengalaman yang hebat, tapi ingat bukan itu alasan utama. Anda memulai bisnis untuk masa depan yang lebih baik. Jadilah disiplin dan bisa mengatur waktu agar tetap bisa pergi ke kelas, membuat prestasi bagus, dan bisnis tetap berjalan.
5.  Manfaatkan segala sumber daya dan peluang yang dapat meningkatkan bisnis. Ambil sumber daya di kampus maupun bantuan pemerintah, ajukan beasiswa, dan ikuti kesempatan belajar di luar negeri untuk dapat pengalaman baru dan ide baru serta memperluas jaringan.

- See more at : menjadi pengusaha muda

Pelajari 5 Tips Ini untuk Mengembangkan Marketing Mix Anda



marketing mix 1
Di sini kami tidak membahas satu bagian pemasaran, tapi semuanya. Agar efektif, bisnis Anda perlu menggunakan metode online maupun offline. Ini berarti perlu alat pemasaran cetak maupun digital baik yang berbayar maupun gratis. Berikut adalah marketing mix yang dapat membuat dan menjaga pesan perusahaan Anda dapat sampai ke target pelanggan.
1. Brosur dan kartu nama cetakan masih berlaku
Terkadang, teknologi yang kita miliki tidak bekerja seperti seharusnya, sehingga memiliki kartu nama serta brosur sebagai rencana cadangan bisa menyelamatkan peluang pemasaran Anda. Selain itu, masih banyak orang yang lebih suka untuk memiliki bentuk fisik untuk mengingat Anda. Gunakan jasa desain kartu nama agar kartu nama Anda terlihat lebih professional. Karena ini menunjukkan identitas.
marketing mix 2
2. Gunakan LinkedIn sebagai kartu nama kedua
Ketika orang mendengar nama Anda di web atau konferensi, ini berarti peluang bagus, mereka akan mengecek Anda di LinkedIn. Jadi isi profil di sana dan hubungkan ke website Anda.
linkedin
3. Website & Blog adalah rumah digital Anda, sehingga pertimbangkan itu
Dalam marketing mix, ini adalah place Anda. Biarkan orang tahu siapa Anda, apa yang Anda lakukan, dan bagaimana itu akan menguntungkan mereka. kemudian pecahkan masalah dari pengunjung potensial secara cuma-cuma. Anda bisa membuat jawaban dalam bentuk e-book kecil, atau materi untuk didownload, atau membuat posting di blog. Pastikan itu benar-benar membantu, karena Anda sedang membangun hubungan.
4. Gunakan siaran pers agar media lokal tahu tentang bisnis Anda dan event mendatang
Perusahaan Anda mungkin memiliki beberapa peristiwa atau event yang mengagumkan, tapi itu tidak ada artinya jika hanya orang terdekat Anda yang tahu.
5. Email untuk membangun hubungan
Email adalah salah satu cara paling populer dan bisa dibilang abadi dalam hal membangun hubungan, sehingga butuh waktu untuk mengembangkan daftar kontak email Anda. Bagi pemula, langkah awal terbesar yang harus dilakukan adalah mendapatkan kode dan menempatkannya pada halaman web. Tapi layanan email yang Anda gunakan harus memiliki halaman panduan yang menampilkan apa yang harus dilakukan, seperti halaman “how to”. Setelah kode untuk berlanggan email berada di website Anda, maka Anda dapat mulai fokus pada membuat pesan untuk dikirim ke pelanggan secara periodik.
marketing mix 4

Tips-tips marketing mix di atas merupakan kesatuan yang akan bekerja jika Anda konsisten melakukannya. Anda dapat membaca strategi promosi lainnya untuk meningkatkan penjualan. Selamat mencoba dan semoga Anda bisa segera mencapai tujuan bisnis Anda!

Rabu, 03 September 2014

Langkah Membuat Strategi Marketing yang Efektif


Dalam menjalankan usaha, salah satu yang terpenting adalah bagaimana seorang pimpinan atau pemilik usaha menentukan arah atau strategi marketing atau pemasaran usaha atau bisnisnya. Karena, perencanaan strategi marketing akan menjadi ujung tombak dan penentu utama dari sukses atau tidaknya usaha atau bisnisnya tersebut.
Lalu, bagaimanakah langkah langkah dalam membuat strategi marketing yang efektif ? Dalam artikel ini, penulis akan menyampaikan gambaran secara singkat mengenai bagaimana menyusun perencanaan strategi pemasaran / marketing sederhana yang sebaiknya dilakukan oleh pemilik atau pimpinan usaha atau bisnis.

Langkah Membuat Strategi Marketing


1. STP Market (Segmenting, Targeting & Positioning)
Tentukan dulu Segmentasi, Target dan Posisi Market usaha atau bisnis Anda.
  • Segmentasi adalah Suatu kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok – kelompok pembeli yang berbeda, yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran ( marketing mix ) yang berbeda.
  • Targeting adalah proses pemilihan dan penentuan atas segmen pasar yang telah dilakukan sebelumnya. Dengan demikian, proses targeting adalah suatu proses dimana kita menentukan akan seperti apakah konsumen yang menjadi target atau sasaran usaha atau bisnis.
  • Positioning atau Penempatan Produk adalah proses menempatkan produk agar sesuai dengan profil atau karakteristik dari target market. Hal ini biasanya meliputi harga dan kualitas produk tersebut. Proses STP Market ini, khususnya Positioning sangat erat kaitannya dengan langkah strategi pemasaran selanjutnya yaitu Marketing Mix.

2. Marketing Mix
Marketing mix ( Bauran Pemasaran ) adalah variabel – variabel penting konsep pemasaran yang akan menentukan strategi pemasaran usaha atau bisnis. Pada dasarnya, Marketing Mix terdiri dari 4P yaitu ( Produk, Prce, Place dan Promosi ) namun seiring perkembangan, kini memiliki tambahan 3 variabel (3P) yaitu People, Process dan Physical Evidence.
  • Product ( Produk ) 
Produk adalah segala sesuatu ( barang atau jasa ) yang ditawarkan guna memenuhi kebutuhan target pasar. Bukan hanya bentuk dari produk saja yang ditawarkan, namun termasuk didalamnya adalah teknologi serta kemasan luar ( packaging ).
  • Price ( Harga )
Harga merupakan sejumlah harga yang harus dibayarkan oleh calon konsumen untuk mendapatkan produk barang atau jasa. Harga merupakan salah satu variabel marketing mix yang fleksibel, karena dapat menyesuaikan dengan kondisi pasar, baik dilihat dari kondisi penawaran maupun permintaan pasar.
  • Place ( Lokasi )
Tempat adalah kegiatan strategi bisnis atau usaha agar produk yang ditawarkan bisa didapatkan atau dijangkau dengan mudah dan cepat oleh konsumen atau pasar.
Ada beberapa pilihan yang bisa dilakukan oleh pebisnis atau usahawan dalam menentukan Lokasi produk yaitu membuka cabang atau menggunakan jalur distribusi yang saat ini sedang berkembang yaitu Online Store. Kedua pilihan ini dapat disesuaikan dengan model atau jenis produk yang dijual atau ditawarkan oleh pebisnis.
  • Promotion ( Promosi )
Promosi adalah kegiatan memperkenalkan produk kepada calon konsumen. Proses promosi ini biasanya berkaitan erat dengan proses Branding. Biasanya Branding merupakan proses mempromosikan produk.
Proses promosi produk bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti melalui advertising konvensional dan digital, door to door direct selling, sales promotion, dan lain – lain.
  • Process ( Proses )
Proses adalah suatu kegiatan yang terintegrasi mulai dari produksi, distribusi, hingga penerimaan produk oleh konsumen. Termasuk juga bagaimana proses pelayanan mulai dari penawaran penjualan hingga layanan purna jualnya.
  • People ( Manusia )
Semua orang yang terlibat dalam proses produksi hingga memberikan pelayanan kepada konsumen.
  • Physical Evidence (Bukti Fisik)
Perangkat – perangkat yang dibutuhkan untuk mendukung penampilan suatu produk. Di era digital sekarang ini, untuk menampilkan bukti fisik produk, selain dari bentuk fisik secara riil ( seperti bahan, kemasan, dll ) namun kini pebisnis dapat menampilkannya produknya melalui website dengan memberikan contoh – contoh tampilan atau bahkan simulasi penggunaan produknya

3. Bangun Kreativitas Marketing
Semakin tingginya tingkat kompetisi di dunia bisnis, maka pebisnis harus memiliki strategi bisnis yang kreatif. Contohnya adalah jika dulu kita melakukan promosi cukup melalui media cetak saja, namun kini seiring majunya teknologi dan cepatnya arus informasi serta kebutuhan akan informasi yang cepat dan kredibel adalah suatu kebutuhan yang harus kita penuhi dengan segera.
Salah satu caranya adalah dengan memaksimalkan beberapa media digital yang kini sudah semakin banyak pengguna yang mencari informasi melaluli media tersebut, sebut saja seperti mesin pencari ataupun social media.
Berikut beberapa contoh media digital yang bisa dimaksimalkan oleh pengusaha dalam menyebarkan informasi bisnisnya guna meningkatkan kemampuan bersaingnya :
  • Website Perusahaan
  • Socia Media Facebook
  • Social Media Twitter
  • Blog Perusahaan

4. Konsistensi / Fokus
Ketika semua strategi diatas telah berhasil kita susun, yang selanjutnya perlu dilakukan adalah kekonsistensan kita dalam menjalankan bisnisnya. Konsisten dan fokus terhadap produk dan target pasar adalah penting karena kita dapat menentukan arah bisnis atau usaha untuk kedepannya.

5. Evaluasi
Setelah menjalankan strategi bisnis atau usaha tersebut, jangan lupa untuk selalu melakukan evaluasai secara konsisten dan berkala. Hal ini penting karena dengan adanya evaluasi ini, kita bisa mengetahui apakah strategi pemasaran kita masih relevan dengan target bisnis kita atau tidak.

 sumber : pengusaha muslim